| Re: caleg | <– Date –> <– Thread –> |
|
From: Perry Ismangil (perry |
|
| Date: Mon, 20 Apr 2009 01:16:36 -0700 (PDT) | |
Ya berarti kan terbukti pemilu efektif menyaring mereka dari DPR. Coba kalau orang golput semua, nanti caleg yg keluarganya besar bisa menang terus. ------- Original message ------- From: Mohammad Oryza Ananda <mohdoryza.ananda [at] yahoo.com> To: perry [at] ismangil.com Sent: 20.4.'09, 8:57 > > Is this the kind of leadership we would expect from them IF THEY WERE ELECTED > ???? > > ----- Original Message ----- > From: Ryco Arnaldo > Sent: Monday, April 20, 2009 1:42 PM > > Emang kasian para caleg caleg dibawah ini.... > > 1. Caleg SK di Dapil I Kabupaten Sumbawa menarik kembali bantuan sebuah mesin > genset yang di sumbangkannya ke mesjid. Selain itu, ia juga menarik bantuan > dana sebesar Rp 1 juta yang isumbangkannya ke dua mushallah. > > 2. Caleg AH di Dapil I Kabupaten Sumbawa, sebelumnya ia menyumbang 100 buah > kursi plastik dan 25 zak semen ke sebuah MTS di Kecamatan Labangka, Namun > karena kecewa tidak meraih suara yang diharapkan, AH menarik kembali kursi > dan semen tersebut. > > 3. Oknum caleg di Kota Sumbawa Besar yang tidak disebut nama dan parpolnya, > meminta kembali uang sebesar Rp 20 ribu per orang yang diberikan dengan > target 50 hingga 60 suara. Namun di pemilu, perolehan yang ada hanya ada > saksi dan keluarga tim sukses. > > 4. Caleg nomor urut 9 dari Partai Golkar dari Kota Bogor,Yuniar, melalui tim > suksesnya berinisial SB, menarik kembali ratusan buku tabungan masing-masing > senilai Rp50.000 bertuliskan Karya Nyata Sejahtera yang dibagikan saat > kampanye di Kampung Muara, RW 11/14, Kelurahan Pasirjaya,Kecamatan Bogor > Barat.Namun saat hasil suara dihitung, dari jumlah DPT yang jumlahnya sekitar > 900 suara,nama Yuniar hanya memperoleh di bawah 10 suara di RW 11 dan 14. > > 5. Caleg Partai Golkar dari Daerah Pemilihan I Dumai Timur Aswin memalui tim > suksesnya mencabut kembali lima tiang listrik yang telah dipasang untuk > menyalurkan listrik kewarga setempat. > > 6. Caleg dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Banjar, Jawa Barat, > Srihayati, 23, ditemukan tewas gantung diri sekitar pukul 07.30 WIB Selasa > (14/4).Ibu muda yang mencalonkan diri untuk daerah pemilihan (dapil) I Kota > Banjar dengan nomor urut 8 itu ditemukan tewas di sebuah saung bambu di Dusun > Limusnunggal RT01/01, Desa Bangunjaya,Kecamata n Langkaplancar, Kabupaten > Ciamis. > > 7. Seorang calon legislatif (caleg) dari Partai Demokrasi Indonesia > Perjuangan (PDIP), Pahala Sianipar ditemukan tewas di kediamannya, Senin > (19/04) malam. Ia tewas bunuh diri akibat menenggak obat pembasmi serangga di > dalam kamarnya. Di kediamannya Jalan Pintu Air, Kecamatan Medan Kota. > > 8. Tim Sukses (TS) Caleg pun bisa stres bahkan mengakhiri hidupnya. Itu > dibuktikan Muhammad Iqbal (28), TS seorang Caleg yang kalah. Lelaki yang > menetap di Jalan Eka Surya, Gang Pribadi, Kelurahan Gedung Johor, Medan Johor > ini nekat gantung diri di kediamannya, Jumat (10/4). Iqbal adalah TS seorang > Caleg untuk DPRD Medan. Sejak dua bulan lalu dia aktif menjadi TS Caleg > sebuah Parpol. Karena kesibukan sebelum dan saat kampanye. Lelaki dengan > pekerjaan serabutan ini dikabarkan sering tak pulang ke rumah untuk ngurus > kemenangan Caleg jagoannya. Karena itu, dia acap bertengkar dengan istrinya. > > 9. Lazuardi, seorang caleg DPRD Kota Pontianak, Kalimantan Barat, meninggal > Senin (13/4) malam lalu. Ia meninggal beberapa jam setelah mengikuti > penghitungan suara pemilu. Diduga caleg dari Partai Keadilan dan Persatuan > Indonesia (PKPI) ini meninggal karena terlalu lelah dan stres mengikuti > rangkaian proses pemilu. Ditambah perolehan suara tak cukup untuk > menjadikannya legislator. > > 10. Sri Sumini, caleg dari Partai Demokrat di Solo, Jawa Tengah, meninggal > akibat serangan jantung dan lever pada hari Minggu (12/4). Menurut keluarga, > sejak masa kampanye hingga usai pencontrengan sang caleg lebih pendiam dan > terkesan menyimpan beban pikiran. > > 11. Di Cirebon, sebanyak 15 orang caleg mengalami depresi dan memilih > melakukan pengobatan spiritual untuk menyembuhkan depresi kepada Ustaz Ujang > Bustomi di Desa Sinarancang, Mundu, Cirebon. > > 12. Seorang calon legislator daerah pemilihan Tangerang, di perumahan elit > Alam Sutera Kunciran, stres dan marah-marah karena kalah dalam pemilu > legislatif 9 April lalu.Sekitar pukul 17.00 WIB (9/4) saat penghitungan suara > dilakukan, seorang pria (40) yang merupakan caleg dari partai tertentu, > terlihat frustasi saat mengatahui kalah dalam perolehan suara. Dia merangkak > di pinggir jalan dengan membawa-bawa cangkir sambil meminta-minta uang kepada > orang yang berlalu lalang, katanya kembalikan uang saya, kata caleg itu. > > 13. Salah seorang caleg Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI) dari > Bulukumba; Andi Langade Karaeng Mappangille Minggu (12/4) bersama tim > suksesnya nekat melakukan penutupan jalan sepanjang 3 km. Tindakan tersebut > diduga akibat perolehan suaranya yang tidak mencukupi menjadi caleg terpilih. > > 14. Di Ternate, Maluku Utara, seorang caleg berinisial HT meminta kembali > televisi yang sudah disumbangkan ke warga. Ini dilakukan karena perolehan > suara sang caleg > sangat rendah. Kejadian ini terjadi di RT 02 Kelurahan Falawaja II, Kota > Ternate Selatan. > > 15. Seorang caleg di Cirebon, Jawa Barat, kini sering melamun dan mengurung > diri. Nasib ini menimpa Iwan Setiawan, caleg Partai Patriot asal Kabupaten > Kuningan. Apa yang dialami Iwan ini bisa jadi hanya satu dari banyak kasus > yang bakal terjadi. Setelah mengetahui hasil penghitungan suara tidak sesuai > harapan, pria berusia 29 tahun ini mendadak menjadi pendiam dan sering > mengurung diri di kamar. Keluarganya menduga, perilaku Iwan Setiawan terjadi > karena kekalahannya dalam pemilu 9 April lalu. Iwan Setiawan memang telah > menghabiskan uang yang banyak untuk kampanye. Setidaknya Rp 300 juta ludes > dibuyurkan. > > 16. Ni Putu Lilik Heliawati (45), caleg nomor tiga Partai Hanura untuk DPRD > Buleleng, meninggal dunia secara mendadak di rumahnya Desa Bengkel, > Busungbiu, Kabupaten > Buleleng.Musibah terjadi Kamis (9/4) malam sekitar pukul 23.30 Wita itu. > Heliawati diduga meninggal akibat serangan jantung setelah menerima telepon > dari tim suksesnya bahwa perolehan suara yang bersangkutan tidak memenuhi > harapan. > > 17. Caleg nomor urut 15 Daerah Pemilihan (Dapil) berinisial S Sirimau untuk > DPRD Kota Ambon, hendak menarik kembali karpet yang telah disumbangkan kepada > ibu-ibu pengajian setempat. > > 18. Caleg DPRD Kulon Progo menarik kembali sejumlah hadiah dan sumbangan > yang pernah ia berikan kepada warga Desa Karangsari, Pengasih, Kulon Progo. > Caleg yang menarik kembali sumbangan kampanyenya itu, S, caleg perempuan.Saat > masa kampanye, S cukup sering memberikan sumbangan dan hadiah kepada warga. > Di Dusun Kamal, Karangsari, misalnya, ia memberikan 14 zak semen untuk > pembuatan jalan konblok. Menurut warga, S juga memberikan bantuan alat musik > drumband dan uang tunai Rp 2,5 juta. > > 19. Di Kalimantan Tengah muncul dua caleg dan tiga simpatisan partai yang > mengalami tekanan psikis. Dua dari lima orang itu mengalami gangguan jiwa > ringan atau stres, seorang gangguan jiwa sedang atau depresi. Dua lainnya > mengalami gangguan jiwa berat: terus mengoceh, murung, serta tak mau makan > serta Minum. Kelimanya kini dirawat di Balai Kesehatan Jiwa Masyarakat Kalawa > Atei, Kalteng. > > 20. Dahlan, caleg DPRD Bulukumba dari Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN). > Caleg nomor urut tiga yang bertarung di Dapil I Kecamatan Herlang, Bonto Tiro > dan Kajang ini, melakukan aksi penyegelan gedung SDN 225 Kajang-Kajang, Desa > Borong, Kecamatan Herlang.Dahlan mulai menyegel sekolah ini sejak Sabtu > (11/4) malam lalu dengan cara mengikat pintu gerbang sekolah menggunakan > tali. Ia menyatakan, lahan yang ditempati gedung sekolah itu adalah miliknya. > > 21. Caleg EP dari partai RepublikaN menggusur 42 KK dari lahan tempat mereka > tinggal di kawasan Daeo, desa Gura, kecamatan Tobelo, kabupaten Halmahera > Utara (Halut). Tergusurnya warga itu dikarenakan ada pengusiran dari pemilik > lahan yang beralasan bahwa tempat tinggal warga "menumpang" itu akan dibangun > tempat usaha. EP yang merupakan caleg dari partai RepublikaN tak memperoleh > satupun suara dari TPS para warga berdomisili, yang menjadi pemicu dari > penggusuran tersebut. > > 22. Tim sukses salah satu caleg dari partai Golkar di Dapil I Ternate > (Ternate Selatan-Moti) yang menarik televisi yang diberikan di pangkalan ojek > Falajawa II, Kelurahan Kayu Merah, termasuk merusak pangkalan tersebut hanya > beberapa jam setelah penghitungan suara berakhir. > > 23. Tim sukses Caleg berinisial MG di Kelurahan Jati Ternate > melakukanpenarikan televisi dan bantuan semen. Hal ini dilakukan karena suara > yang diperolehnya tidak sesuai dengan harapan. > > **Diambil dari berbagai sumber.... > _________________________________________________________________ > To unsubscribe or modify your subscription options, please visit: > http://lists.indoexpat.org/mailman/options/uk/perry%40ismangil.com
-
caleg Mohammad Oryza Ananda, April 20 2009
- Re: caleg Perry Ismangil, April 20 2009
Results generated by Tiger Technologies using MHonArc.