Re: Formulir Pemilu dari KBRI
From: Dono Widiatmoko (dono.widiatmokogmail.com)
Date: Fri, 3 Apr 2009 22:17:47 -0700 (PDT)
Teman-teman, ini penjelasan sedikit dari ketua PPLN di milis sebelah:
Dono

----------------
Mohon maaf saya nimbrung dikit. Mengenai perangko yang kurang itu
sungguh di luar kontrol kami. Sesuai aturan bahwa untuk ukuran amplop
itu first class dengan harga 36 pence mencukupi dengan range berat
0-100g. Ternyata berat surat suara tersebut in total 85 g.

Tadi kita langsung ke kantor pos dan mereka menjelaskan bahwa yang
didenda adalah ketebalannya 6 mm. Dengan perangko first class
maksimum ketebalan 5 mm. Bedanya hanya 1 mm thickness.

Kami menyampaikan keberatan kenapa itu tidak diingatkan dari awal
kepada kami atau menelepon kami sehingga tidak terjadi kesalahan yang
begini rupa.

Besok lagi kita akan menemui management pihak pos dan membahas jalan
keluar sehingga surat itu tidak tertahan di kantor pos dan langsung
disampaikan kepada pemilik alamat. Sedangkan biaya tambahan yang
timbul akan langsung dibayarkan oleh PPLN London ke kantor pos. Mohon
doa semoga ada jalan keluar yang baik sehingga tidak ada yang dirugikan.

Mengenai tgl akhir stempel pos 13 April 2009, itu juga diluar
kemampuan kami karena tgl itu telah diputuskan oleh KPU yaitu
selambat-lambatnya 10 hari setelah hari-H. Namun hal ini kami coba
untuk mendiskusikan dengan KPU pusat.

Terimakasih atas kerjasama dn penmgertian yang diberikan kepada kami.

Wassalam,

Saharman Gea
----------------

2009/4/4 Eddy Manurung <eddy.manurung [at] gmail.com>:
> Kayaknya udah dikirimin semua oleh KBRI...
> Namun beberapa surat belum nyampe, yang buat istriku juga belum datang ...
> another £1.06 lagi kali ....
> Dan biasanya surat dengan kasus spt itu, menjadi lebih lama prosesnya hingga
> card pemberitahuan tsb. dikirimkan... I think...
> Aku pernah diomelin finance officer prshnku, karena post yang kukirim berisi
> expenses (forms + receipts) kurang stampnya, aku pun sempat bingung kok week
> 45 & 46 dibayar, tapi week 42 s/d 44 belum ... lama juga Royal Mail baru
> kirim pemberitahuan ke recipient...
> Mudah2an yang berhak, tetap bisa memilih on time ...
>
> Salam,
> EMan
>
>
> 2009/4/3 Perry Ismangil <perry [at] ismangil.com>
>
>> Shinta,
>>
>> That's the whole issue: semua amplop2 suara kan sama persis, jadi ya semua
>> terkena kasus ini. Atau ada batch yang belum dikirim jadi bisa dikoreksi?
>>
>> --
>> Perry
>> (juga belum dapet apa2)
>>
>> ------- Original message -------
>> From:  <shintamoeladi [at] googlemail.com>
>> Sent: 3.4.'09,  18:52
>>
>> > Terima kasih Pak Ema, saya juga mengalami hal yang sama.
>> > Mudah2an tidak terjadi utk semua surat pemilihan.
>> >
>> > Shinta
>> > -----Original Message-----
>> > From: Eddy Manurung <eddy.manurung [at] gmail.com>
>> >
>> > Date: Fri, 3 Apr 2009 18:40:33
>> > To: Shinta Moeladi<shintamoeladi [at] gmail.com>
>> > Cc: Tumpal Hutagalung<tmhut9 [at] yahoo.com>
>> > Subject: [indoexpat-uk] Formulir Pemilu dari KBRI
>> >
>> >
>> > Dear Rekans,
>> > Aku mau nyampein hasil pembicaraanku dgn Bapak Tumpal Hutagalung dari
>> KBRI
>> > London, dia salah satu panitia Pemilu, mengenai formulir pemilihan umum
>> yang
>> > dikirim ke rumah buat para pemilih lewat post.
>> > Kebetulan kemarin aku terima card dari Royal Mail mengatakan ada pos
>> buatku
>> > yang stampnya kurang, jadi harus dijemput ke kantor pos dan membayar
>> > kekurangan beserta handling fee, total £1.06.
>> >
>> > Aku sampaikan hal ini ke Bapak Tumpal Hutagalung lewat email dan langsung
>> > bicara lewat telepon.
>> > Menurut beliau, pihak KBRI telah dapat konfirmasi dari Royal Mail bahwa
>> > BOBOT surat yang akan KBRI kirimkan sudah cukup dengan 1st class stamp,
>> > namun ternyata pihak KBRI mis-information mengenai TEBAL dari surat tsb.
>> > yang mana dengan ketebalan itu, 1st class stamp is not enough.
>> >
>> > Jadi, buat rekan2 yang menerima kiriman pos seperti ini, mohon bisa
>> menindak
>> > lanjuti dan mengambil surat dari KBRI itu segera (sebelum pemilu day)
>> dari
>> > kantor pos lokal masing-masing.
>> > Sehubungan dengan ini, Bapak Tumpal Hutagalung mewakili pihak KBRI
>> MEMOHON
>> > MAAF buat warga Indonesia mendapatkan kasus pos ini dan mereka telah
>> > membicarakan hal ini diantara panitia Pemilu dengan keputusan untuk
>> bersedia
>> > mengembalikan cost yang telah dikeluarkan untuk menebus surat tsb.
>> > Bagi teman2 yang ingin membicarakan mekanisma dan kelanjutan pengembalian
>> > pembayaran yang telah anda lakukan, silahkan menghubungi pihak panitia
>> > Pemilu, namun yang terpenting adalah agar formulir pemilu tsb. sampai ke
>> > tangan anda masing-masing secepatnya.
>> >
>> > Mohon informasi ini di sebarkan kepada warga Indonesia yang lain.
>> > Terima kasih atas perhatiannya.
>> >
>> >
>> > --
>> >
>> > Salam,
>> > Eddy Manurung
>> > _________________________________________________________________
>> > To unsubscribe or modify your subscription options, please visit:
>> > http://lists.indoexpat.org/mailman/options/uk/shintamoeladi%40gmail.com
>> > _________________________________________________________________
>> > To unsubscribe or modify your subscription options, please visit:
>> > http://lists.indoexpat.org/mailman/options/uk/perry%40ismangil.com
>>
>> _________________________________________________________________
>> To unsubscribe or modify your subscription options, please visit:
>> http://lists.indoexpat.org/mailman/options/uk/eddy.manurung%40gmail.com
>>
>
>
>
> --
>
> Regards,
> Eddy Manurung
> _________________________________________________________________
> To unsubscribe or modify your subscription options, please visit:
> http://lists.indoexpat.org/mailman/options/uk/dono.widiatmoko%40gmail.com
>

Results generated by Tiger Technologies using MHonArc.