Re: Unek-unek jadi Org Indonesian Expats: Sdh Sulit, sipersulit lagi ....
From: Okto Sriyono (okto.sriyonoyahoo.co.uk)
Date: Mon, 1 Sep 2008 14:00:25 -0700 (PDT)
Sebenarnya yang dimaksud expat dalam pengertian kita apa sih (bukan terjemahan 
bhs inggris lho)?

Â
Benar, tenaga kontraktor lebih tinggi bayarannya dari pada permanent. Asal siap 
sport jantung saja setiap mau habis kontrak, kalau untung diperpanjang terus 
sampai bertahun-tahun - kalau apes "pulangkan saja aku pada ayah ibuku" (meniru 
syair lagu yang pernah terkenal di Indonesia).
Â
Saya sebelum jadi "kuli" lokal di sini pernah juga jadi expat keliling dunia, 
kalau pulang keÂIndonesia selalu dengan "senyum" lebar. Saya pernah di sewakan 
apartment besar dengan 3 kamar (tetapi yangÂterpakai cuma 1) seharga sekitar 
lebih $2000 per bulan (padahal itu belum yang top nya dibanding orang lain), 
apartment gak cari dan bayar sewa sendiri, tau-tau sudah dikasihÂ- dibersihkan 
seminggu sekali.ÂDikasih meal allowance tapi setiap hari selalu dikasi voucher 
makan gratis sama perusahaan lokal. Disewakan mobil Mazda Salon 626 full 
electric (11 tahun lalu mobil begini termasuk bagus). Gaji Indonesia gak 
kemakan sama sekali, malah dinaikkan (lupa berapa %). Gak pernah mikir bayar 
listrik, gak pernah mikir bayar air, gak pernah mikir belanja/masak padahal 
dapur ada lengkap dengan peralatan masak/makan, gak pernah mikir bayar 
lain-lain. Tapi itu dulu, waktu masih bujangan. Kalau sekarang, mikir 10x belum 
tentu berani ambil (walaupun pusing mikirin
 utility bill sama tax yg terus naik) kecuali kalau kepepet.
Money is not everything.
==============================
--- On Mon, 1/9/08, ali mahmudi <amahmudi [at] hotmail.com> wrote:

From: ali mahmudi <amahmudi [at] hotmail.com>
Subject: Re: [indoexpat-uk] Unek-unek jadi Org Indonesian Expats: Sdh Sulit, 
sipersulit lagi ....
To: "Okto Sriyono" <okto.sriyono [at] yahoo.co.uk>
Date: Monday, 1 September, 2008, 5:31 PM

Kebetulan saya tinggal di Aberdeen, Scotland. 
Di Aberdeen ada konsulat Belanda. 
 
Cukup banyak rekan-2 Indonesia expat yang bekerja di oil & Gas. 
Mereka bekerja sebagai expat, hanya kira-2 2 tahun aja di UK; dan kemudian bisa
diperpanjang lagi. 
 
Beberapa ciri orang-2 expat: 
fasilitas rumah, listrik dan gas yang dibayarin perusahaan. 
fasilitas mobil (mobil dibayarin perusahaan).
container / shipping dibayar perusahaan.
liburan 1-2 kali setahun dibayar perusahaan
anak-2 sekolah di International School
Umumnya, mereka bekerja di Indonesia dan sedang ditempatkan/dipinjamkan di UK. 
Jangan kaget, kalau ada yang tetap menerima gaji di Indonesia, dan juga
menerima 'living allowance' di UK.
Perkiraan income mereka, gaji mereka 3-4 kali gaji lokal. 
 
Perkiraan saya dari budget para expat. 
Jika allowance rumah dan utility bills dijatah Â1800 per bulan (rumah dgn
standard sewa Â1500 sebulan udah wajar).
kemudian mobil dijatah Â200 per bulan. (sewa harian mobil baru kira-2 Â5-7
sehari... kalau malas mbersihin mobil, perlu ganti oli, bisa nukar mobil...)
kemudian, ditambah living allowance kira-2 Â40-70 per day....
 
Utk karyawan Chevron... allowance rumah dan mobil bisa diberikan dalam bentuk
CASH. 
Utk karyawan BP... allowance rumah diberikan dalam bentuk rumah alias CLAIM
(bukan cash) dan mobil diberikan dalam bentuk mobil sewa. kalau minta CASH,
hanya diberikan setengah nya.
 
Kalau milis kita disebut indoexpat...
mungkin karna kita gak mau disebut TKI (Tenaga Kerja Indonesia). 
Tapi, juga gak tepat disebut expat... Karna, kita hanyalah warganegara
Indonesia yang bekerja di UK, dibayar sesuai tarif lokal UK. 
 
Anyway...
Orang indonesia yang expat di UK, cukup banyak koq. ;)
 
kayaknya gitu dulu
Ali Mahmudi
_________________________________________________________________
Make a mini you and download it into Windows Live Messenger
http://clk.atdmt.com/UKM/go/111354029/direct/01/
_________________________________________________________________
To unsubscribe or modify your subscription options, please visit:
http://lists.indoexpat.org/mailman/options/uk/okto.sriyono%40yahoo.co.uk



      

Results generated by Tiger Technologies using MHonArc.