| Re: Unek-unek jadi Org Indonesian Expats: Sdh Sulit, sipersulit lagi .... | <– Date –> <– Thread –> |
|
From: Perry Ismangil (perry |
|
| Date: Tue, 26 Aug 2008 18:45:33 -0700 (PDT) | |
Nah, begitu ternyata. Bukan hanya 2 KTP, tapi dua paspor RI. So, kalo misalnya ada paspor-paspor lain... Betul Mer, soal dual citizenship, Australia dan Filipina juga panjang perjuangannya, hingga baru-baru ini mereka memperbolehkan. Di RI saat ini juga sudah mulai sih, dengan membolehkan dual untuk anak2 (untuk mengatasi problem kawin campur). Kayaknya di Pemilu 2009 mendatang, kita harus mendukung caleg/partai yang pro-dwi-warganegara? Biar merubah UU? Eh, apa perlu ada Partai Expat Raya? 2008/8/27 M E R I <meri_mukhlis [at] yahoo.co.uk>: > Iya visa on arrival bayarnya US$25. > Meri punya 2 KTP! Pertama KTP Jakarta karena dah mati sejak 1997 n KTP Jkt di > perluin untuk surat pindah ke Batam jadi buat KTP Jkt deh but di KK nya mama > ga diapus nama mer, masih penduduk Jkt dong. Karena sementara tinggal di > Batam jadi perlu KTP setempat buat beli rumah dll, maklum nyicil. Ribetnya > waktu buat KTP harus sesuai dengan akte kelahiran sedangkan di paspor namanya > dah pake nama suami, petugasnya tetep ngotot ga bisa n harus pake akte, ya > wiss..so nama di KTP n paspor beda deh. 6 bulan pertama di Batam, ke > Singapore dr Batam ga perlu pake fiskal karena masih di anggap pendul ( dari > Jkt juga ga bayar fiskal sih..). Keuntungan punya paspor keluaran Batam bisa > ke Sing tanpa fiskal jadi kalo mo kemana2 lewat Sing. Nah untuk mendapatkan > keuntungan itu, kita buat deh paspor batam(baru) so... kebayang ga punya 2 > paspor Indonesia( 1 keluaran KBRI London n 1 lg Batam) yg masih berlaku > dengan 2 nama beda. Tapi belum berani make yg baru, takut. > Lagian juga ke SIng pake paspor Ijo(RI) lewat batam fiskalnya coman 500rb Rp. > Melanggar hukum ga tuh punya 2 paspor RI???... abis gimana orang Indonesia yg > maksa gw gitu, demen bgt bikin susah akhirnya bikin orang melanggar hukum, > itu di negara sendiri, gimana yg di luar??? heran... > Eh iya Expat di Indo bayarannya lebih tinggi n dapet fasilat lebih walaupun > ga jago2 amat di bidangnya. Jadi ga heran banyak TKI (expatnya RI) di luar yg > ga mau pulang ke RI. > Moga2 suatu saat nanti penghuni RI bisa punya 2 warganegara, or 3, > hehehehe... ya om Per ya.... > > > > ----- Original Message ---- > From: Perry Ismangil <perry [at] ismangil.com> > To: Meri Satyoko <meri_mukhlis [at] yahoo.co.uk> > Sent: Tuesday, 26 August, 2008 8:37:54 PM > Subject: Re: [indoexpat-uk] Unek-unek jadi Org Indonesian Expats: Sdh Sulit, > sipersulit lagi .... > > Pemegang paspor UK bisa kok visa on arrival, misalnya saya lihat sendiri di > Cengkareng baru2 ini. Bisa untuk 30 hari visit. > > Alternatif lain, yg melanggar hukum, tentu kucing2an dengan dua paspor :) > Walaupun, masa belum pernah dengar kawan di Indonesia yang punya dua KTP? > > ------- Original message ------- > From: pantaiema <pantaiema [at] yahoo.com> > To: perry [at] ismangil.com > Sent: 26/8/'08, 18:39 > >> Saya punya pengalaman pahit beberapa kali apply VISA di EU countries. >> Setiap kali saya melamar kita harus datang sendiri, harus sudah booking >> accomodation, etc etc. Bayangkan saja kalau seandainya anda tinggal di >> Scotland kemudian harus datang ke London ??. Harus ambil cuti paling kurang >> 1 hari, bioaya travel dari Scotland ke london, etc. >> Beberapa tahun yang lalu kita bisa apply VISA via pos, sekarang semua ini >> sdh hilang. Saya kadang-kdanag iri hai lihat negara tetangga kita seperti >> Thailand, Malaysia kalau apply VISA jauh lebih mudah, kadang-kadang tdk >> perlu pakai VISA lagi. >> Kadang-kadang sering terbayang-bayang untuk lepaskan warga negara Indonesia >> saya, tapi kemudian saya berpikir lagi. Kalau saya lepaskan warga nagera >> saya, saya harus pakai VISA kalau kunjungi Indonesia. Apa petinggi-petinggi >> di negara kita sempat memikirkan kemudahan buat Indonesian Expats ?. LIhat >> contohnya Pilipina, India yang membenerakn Dual kewarganegaraaan. Kenapa di >> Indo tdk bisa ??. Orang Indo sdh sulit, terjepit dipersulit lagi ......... >> Semenetara itu kita lihat UK sendiri tdk mempermasalahkan multi kewarga >> negaraan .... Ini hanay sekedar pemikiran dan saya kira ada baiknya di >> diskusikan dan siapa tahu pengambil keputusan menegeai hal ini juga sempat >> memebaca milis ini. >> Sekilas mengenai latar belakang saya, saya bekerja di UK di highly skilled >> occupation in permanent basis >> >> >> >> _________________________________________________________________ >> To unsubscribe or modify your subscription options, please visit: >> http://lists.indoexpat.org/mailman/options/uk/perry%40ismangil.com > > _________________________________________________________________ > To unsubscribe or modify your subscription options, please visit: > http://lists.indoexpat.org/mailman/options/uk/meri_mukhlis%40yahoo.co.uk > > > Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com > _________________________________________________________________ > To unsubscribe or modify your subscription options, please visit: > http://lists.indoexpat.org/mailman/options/uk/perry%40ismangil.com > -- Perry Ismangil
- Re: Unek-unek jadi Org Indonesian Expats: Sdh Sulit, sipersulit lagi ...., (continued)
- Re: Unek-unek jadi Org Indonesian Expats: Sdh Sulit, sipersulit lagi .... Okto Sriyono, August 26 2008
-
Re: Unek-unek jadi Org Indonesian Expats: Sdh Sulit, sipersulit lagi .... Perry Ismangil, August 26 2008
- Re: Unek-unek jadi Org Indonesian Expats: Sdh Sulit, sipersulit lagi .... Eddy Manurung, August 26 2008
-
Re: Unek-unek jadi Org Indonesian Expats: Sdh Sulit, sipersulit lagi .... M E R I, August 26 2008
- Re: Unek-unek jadi Org Indonesian Expats: Sdh Sulit, sipersulit lagi .... Perry Ismangil, August 26 2008
- Re: Unek-unek jadi Org Indonesian Expats: Sdh Sulit, sipersulit lagi .... Eddy Manurung, August 27 2008
- Re: Unek-unek jadi Org Indonesian Expats: Sdh Sulit, sipersulit lagi .... Okto Sriyono, August 27 2008
- Re: Unek-unek jadi Org Indonesian Expats: Sdh Sulit, sipersulit lagi .... Eddy Manurung, August 27 2008
Results generated by Tiger Technologies using MHonArc.